Minggu, September 25

Susu Kedelai Pertama kali diproduksi di China


China yang pertama kali memproduksi susu kedelai, susu kedelai sangat bermanfaat khususnya bagi ibu hamil. Susu kedelai yang dibuat dengan cara merendam, mengupas kilit susu kedelai, menggiling, dan merebus kacang kedelai  dengan temperature 80-90 C sehingga terbentuklah Susu kedelai yang sangat bergizi.

Susu Kedelai memiliki kandungan asam lemak esensial, serat, dan protein yang cukup tinggi. Dapat dikatakan minuman sehat yang satu ini mampu menjaga fungsi tubuh agar bisa bekerja secara optimal.
Tidak seperti susu yang lain, senyawa dalam susu kedelai memiliki kemampuan untuk meningkatkan profil lipid di dalam darah Anda. Asam lemak tak jenuh dalam susu kedelai dapat menghambat kolesterol di dalam darah. Jika mengkonsumsi susu kedelai secara rutin dapat menurunkan kadar kolesterol tinggi dan juga mencegah pernyakit jantung coroner dan Susu Kedelai sangat cocok bagi ibu menysui.

Di dalam susu kedelai terdapat hormon fitoestrogen, hormon yang berasal dari tanaman ini dapat menghambat produksi testosteron khususnya pada pria. Dengan menurunnya kadar testosteron, maka secara signifikan dapat mengurangi risiko pernyakit kanker prostat.
Osteoporosis merupakan pernyakit yang biasanya menyerang para manula. Hormon fitoestrogen dalam kedelai dapat membantu mempercepat penyerapan kalsium oleh tubuh dan mencegah hilangnya massa tulang sehingga membuat tulang Anda kuat kini dan nanti.

Dibandingkan dengan susu lain, susu kedelai yang masih alami memiliki kandungan gula yang cukup rendah. Jika dihitung secara matematis, susu sapi memiliki sekitar 12 gram gula tiap cangkirnya susu kedelai hanya 7 gram saja. Selain itu, adanya kandungan asam lemak tak jenuh susu kedelai dapat menghambat penyerapan  lemak di usus, sehingga sangat efektif menurunan berat badan.

Manfaat susu kedelai tersebut di dapatkan dari senyawa serta kandungan nutrisi nabati yang berasal dari tumbuhan. Bagi yang belum pernah atau tidak suka minum susu kedelai semoga dengan membaca artikel ini dapat berubah pikiran.

0 komentar:

Poskan Komentar