Kamis, Desember 1

Dapatkah Saya Makan Produk Kedelai Selama Kehamilan?

Wanita hamil bisa makan produk kedelai selama mereka adalah bagian dari diet seimbang yang sehat. Kedelai atau produk kedelai meliputi:
  • ·         Susu Kedelai minuman
  • ·         Kecap
  • ·         Yoghurt
  • ·         Desserts
  • ·         Tahu (protein nabati yang terbuat dari kacang kedelai)
  • ·         Kedelai minyak nabati
  • ·         Miso (pasta yang terbuat dari kacang kedelai yang difermentasi digunakan untuk membuat sup dan saus)
  • ·         Soya dan phytoestrogen


Kedelai mengandung beberapa senyawa yang dikenal sebagai phytoestrogen yang terjadi secara alami pada tanaman. Untuk beberapa kelompok orang, fitoestrogen dapat bertindak sebagai bentuk lemah hormon estrogen manusia dan dapat menghasilkan efek biologis yang lemah.

Penelitian ke phytoestrogen

Banyak penelitian dalam memahami risiko dan manfaat dari phytoestrogen dalam makanan telah didasarkan pada studi hewan. Dalam studi ini, hewan diberi tingkat yang jauh lebih tinggi dari fitoestrogen dari diet manusia normal akan mencakup.

Pada tahun 2003, Komite Keracunan Bahan Kimia Makanan, Produk Konsumen dan Lingkungan (COT) meninjau semua penelitian ilmiah dan medis yang tersedia, untuk menilai risiko dan manfaat dari phytoestrogen dalam makanan.

COT mengidentifikasi tiga kelompok orang mana bukti menyarankan mungkin ada potensi risiko dari mengkonsumsi sejumlah besar phytoestrogen. Ini adalah:
  1. ·         Bayi diberi berbasis kedelai formula bayi
  2. ·         Orang yang memiliki hipotiroidisme (kelenjar tiroid yang kurang aktif)
  3. ·         Wanita didiagnosa menderita kanker payudara

COT menganggap bahwa fitoestrogen tidak mungkin untuk mempengaruhi bagaimana kelenjar tiroid bekerja pada orang yang mengonsumsi diet seimbang yang sehat. Namun, tingginya tingkat phytoestrogen dapat mempengaruhi orang-orang yang kelenjar tiroid kurang aktif (tidak menghasilkan cukup hormon).

Fitoestrogen juga dapat berinteraksi dengan obat yang digunakan untuk mengobati orang dengan hipotiroidisme.

0 komentar:

Posting Komentar